Bali

Ibukota ProvinsiDenpasar
Populasi (Tahun: 2010) (dalam ribuan)3,890.80
Provincial GDP 2010 (million Rp)67,194
Luas Provinsi (Tahun: 2010) (dalam km2)5,780.06
Luas Kawasan Berhutan (Tahun: 2010) (dalam ha)320
Emisi per kapita (Tahun: 2010) (tCO2e/kapita)12.68
Intensitas Emisi (Tahun: 2010) (tCO2e/Juta Rp.)734.12
Bali Progres Pencapaian Target Penurunan Emisi Seluruh Provinsi Tahun 2020
21.98%
Emisi 2010
Proyeksi Emisi 2020
Target Emisi 2020
Mitigation Activities Deskripsi
Aksi Mitigasi: Sektor Pertanian dan Kehutanan

Pertanian (Sawah):
1. Pemantapan pola tanam dan pola pergiliran varietas disertai pemanfaatan varietas rendah emisi, meningkatkan penggunaan teknologi tabela. Pemantapan sistem pengendalian hama terpadu.
2. Perbaikan tata guna air di tingkat usaha tani, antara lain mendorong penggunaan sistem System Rice Intensification (SRI)
3. Perbaikan mekanisasi pengolahan tanah
4. Penyediaan benih padi rendah emisi

Pemupukan
1. Efisiensi penggunaan pupuk N sebesar 10%
2. Perbaikan teknis pemupukan
3. Pemanfaatan pupuk organik
4. Pemanfaatan bioteknologi lingkungan

Peternakan
1. Perbaikan kualitas ransum ternak
2. Pengembangan Sistem Pertanian Terintegrasi (simantri)

Sektor Kehutanan
1. Peningkatan rehabilitasi hutan dan lahan yaitu diprioritaskan pada hutan lindung, produksi berupa bekas perambahan, lahan kosong dan semak belukar serta hutan rawang.
2. Rehabilitasi hutan dalam rangka perbaikan lingkungan dan habitat pada kawasan Taman Nasional, Wisata Alam berupa lahan kosong, semak belukar dan hutan rawang.
3. Rehabilitasi hutan mangrove
4. Pengembangan Hutan Desa
5. Tetap melanjutkan pembinaan teknis, monitoring dan evaluasi

Aksi Mitigasi: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri

Energi:
1. Penghematan BBM : Pengawasan intensif pembatasan penggunaan Bahan bakar Premium, Mendukung usaha konversi Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas.
2. Penghematan pemakaian Energi Listrik: Membentuk Tim Gugus Hemat Energi Listrik, Manajemen Energi listrik pada Industri Padat Energi, Sosialisasi Penggunaan Lampu Hemat Energi (LED)
3. Pengembangan Energi Terbarukan (EBT) (Pembangunan PLTMH/PLTM - Mikrohidro, Pemanfaatan PLTSurya, Pemanfaatan PLTBayu, Pembangunan Biogas

Transport
1. Pembangunan ITS (Intelligent Transport System)
2. Penerapan Pengendalian Dampak Lalu Lintas ( Traffic Impact/TIC di
wilayah Sarbagita)
3. Penerapan Manajemen Parkir
4. Reformasi Sistem Transit Bus (BRT) di wilayah Sarbagita
5. Peremajaan Armada Angkutan Umum
6. Pemasangan Converter Kit (grafisikasi angkutan umum)
7. Pelatihan dan sosialisasi Smart driving (eco-driving) di kab/kota se-Bali
8. Pembangunan non Motorized Transport (pedestrian dan jalur sepeda)
9. Car Free Day

Aksi Mitigasi: Sektor Limbah

1. Minimasi sampah dengan kegiatan utama meningkatkan produktivitas dan efektivitas pelaksanaan sistem 3 R
2. Mitigasi sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) (Rehabilitasi TPA)
3. Mitigasi kegiatan limbah cair domestik (migrasi septic tank rumah tangga ke komunal)

RPJMD Deskripsi
Periode RPJMD 2013-2018
Pernyataan Misi RPJMD yang selaras Tidak ditemukan pernyataan misi yang selaras
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Pertanian dan Kehutanan

Strategi: Penataan Ruang, Pengendalian Lingkungan Hidup, dan Pengelolaan Bencana; Peningkatan ekstensifikasi maupun intensifikasi pertanian dalam arti luas, sehingga dapat menekan alih fungsi lahan.
Arah Kebijakan: Meningkatnya pemulihan dan fungsi kawasan hutan, perlindungan, konservasi alam dan partisipasi masyarakat dalam pengelolan hutan serta pelestarian panorama alam Bali; Melakukan rehabilitasi daerah kritis dalam berbagai aspeknya, pembangunan hutan kesejahteraan, hutan kota dan daerah terbuka hijau, reboisasi dan penghijauan, serta penanaman terumbu karang, budidaya kerang dan perikanan pantai, pengendalian pemanfaatan pantai dan laut; Meningkatkan kerjasama penelitian dan pengembangan budidaya pertanian, disertai dengan pelatihan pemanfaatan kemajuan teknologi, termasuk pengembangan penanganan pasca panen, guna memberi nilai tambah terhadap hasil industri pertanian; Peningkatan Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri); Peningkatan kerjasama pengembangan budidaya, pelatihan dan pemanfaatan teknologi pertanian.
Program: Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konversi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya; Program Pemanfaatan Ruang; Program Pengelolaan dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir dan Laut; Program Pemberdayaan Kelembagaan dan Penegakan Hukum dalam Pelestarian Lingkungan Hidup.

Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri Program: Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor; Program Optimalisasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Limbah

Arah kebijakan: Peningkatan pengelolaan limbah/sampah padat dan cair.
Program: Peningkatan pengelolaan limbah/sampah padat dan cair; Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah.

Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Pertanian dan Kehutanan Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Energi, Transportasi, dan Industri Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Limbah Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan