Jawa Barat

Ibukota ProvinsiBandung
Populasi (Tahun: 2010) (dalam ribuan)43,053.70
Provincial GDP 2010 (million Rp)771,594
Luas Provinsi (Tahun: 2010) (dalam km2)35,377.76
Luas Kawasan Berhutan (Tahun: 2010) (dalam ha)1,319
Emisi per kapita (Tahun: 2010) (tCO2e/kapita)1.42
Intensitas Emisi (Tahun: 2010) (tCO2e/Juta Rp.)79.49
Jawa Barat Progres Pencapaian Target Penurunan Emisi Seluruh Provinsi Tahun 2020
4.27%
Emisi 2010
Proyeksi Emisi 2020
Target Emisi 2020
Mitigation Activities Deskripsi
Aksi Mitigasi: Sektor Pertanian dan Kehutanan

Pertanian:
1. System Rice Intensification (SRI)
2. Peningkatan produktivitas padi
3. Pengembangan BATAMAS (Biogas Asal Ternak Bersama Masyarakat)
4. Penyebaran dan Penerapan Teknologi Pakan
5. Kegiatan pendukung: sekolah lapangan pengelolaan tanaman terpadu (SLPTT-Padi), Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) pangan, kajian pencemaran akibat limbah kotoran ternak)

Kehutanan:
1. Rehabilitasi Hutan dan lahan (Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis/GRLK, peningkatan pengelolaan taman hutan rakyat/tahura, konservasi daerah tangkapan air dan Daerah Aliran Sungai (DAS) prioritas, pengembangan sumber daya hutan, pengendalian kebakaran dan pengamanan hutan)
2. Kegiatan pendukung: pemantapan kawasan hutan dan kawasan lindung, pengendalian pengusahaan hutan, kelembagaan pemanfaatan sumber daya hutan, Gerakan Multi Aktivitas Agribisnis (GEMAR), Gerakan Pengembangan Perikanan Pantai Selatan dan Utara (GAPURA), pemanfaatan hasil hutan dan aneka usaha kehutanan, objek wisata alam, program menuju Indonesia hijau).

Aksi Mitigasi: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri

Energi:
1. Rencana Induk Konservasi Nasional (RIKEN), konversi minyak tanah ke LPG, pemanfaatan energy terbarukan (berbasis energy air, surya, biofuel, biomass, biogas, dan panas bumi)
2. Kegiatan pendukung: pengendalian pemanfaatan batubara, pengujian batu bara, pemanfaatan gas, upaya konservasi dan penghematan energi, desa mandiri energi berbasis energi terbarukan)

Transportasi:
1. Mandatori BBN untuk jenis bahan bakar premium dan minyak solar dari sektor transportasi
2. Pengujian kendaraan bermotor
3. Manajemen dan rekayasa lalu lintas

Industri:
1. Penggunaan energi alternative
2. Kegiatan pendukung: sosialisasi produksi bersih, audit lingkungan, revitalisasi mesin/peralatan industri, sosialisasi industry hijau, audit energi, manajemen energi)

Aksi Mitigasi: Sektor Limbah

1. Minimasi sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
2. Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST)
3. Operasional TPA Semi Aerobic dan Sanitary Landfill, Pengadaan Tanah Timbun
4. Recovery gas metan
5. Migrasi Pit-latrin ke septic-tank (pembangunan MCK Sanitasi berbasis masyakarat (Sanimas) dan Septic Tank komunal, perluasan layanan IPAL-Instalasi Pengelolaan Air Limbah)
6. Kegiatan pendukung: sosialisasi dan penyusunan studi

RPJMD Deskripsi
Periode RPJMD 2013-2018
Pernyataan Misi RPJMD yang selaras Misi ke-4: Mewujudkan Jawa Barat yang Nyaman dan Pembangunan Infrastruktur Strategis yang Berkelanjutan dengan sasaran (1) meningkatnya daya dukung dan daya tampung lingkungan serta kualitas penanganan bencana.
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Pertanian dan Kehutanan

Strategi: Mempertahankan dan menggantikan luas baku lahan sawah yang beralih fungsi lahan dari pertanian ke non pertanian dengan arah kebijakan mencetak lahan sawah baru untuk mencapai lahan pertanian berkelanjutan; Meningkatkan kualitas dan fungsi kawasan lindung dengan arah kebijakan peningkatan kualitas pengelolaan kawasan lindung hutan dan non hutan; Meningkatkan upaya rehabilitasi dan konservasi lingkungan hidup.
Arah kebijakan: peningkatan upaya rehabilitasi hutan dan lahan serta konservasi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati; peningkatan upaya rehabilitasi dan konservasi kawasan pesisir dan laut.
Program: Penataan sumberdaya air dengan fokus penataan Daerah Aliran Sungai (DAS), pengamanan air baku, serta pembangunan dan rehabilitasi situ/waduk; Program Pengelolaan Kawasan Lindung.

Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri

Strategi: Mengembangkan sumber energi baru terbarukan dan konservasi energi, sumber daya mineral, geologi dan air tanah.
Arah kebijakan: Penerapan teknologi bersih untuk industri; Meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan energi baru terbarukan; Meningkatkan pemanfaatan dan pengelolaan sumber energi panas bumi; Pengembangan sistem transportasi darat dan perkeretaapian serta sistem transportasi massal (Mass Rapid Transport);
Program: Program Pembinaan, Pengembangan Panas Bumi dan Migas.

Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Limbah

Arah kebijakan: Peningkatan cakupan pelayanan air limbah domestik.
Program: Pengembangan pengelolaan persampahan dengan fokus pembangunan tempat sampah regional yang berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.

Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Pertanian dan Kehutanan Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Energi, Transportasi, dan Industri Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Limbah Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan