Jawa Timur

Ibukota ProvinsiSurabaya
Populasi (Tahun: 2010) (dalam ribuan)37,476.80
Provincial GDP 2010 (million Rp)778,564
Luas Provinsi (Tahun: 2010) (dalam km2)47,799.75
Luas Kawasan Berhutan (Tahun: 2010) (dalam ha)16,105
Emisi per kapita (Tahun: 2010) (tCO2e/kapita)2.62
Intensitas Emisi (Tahun: 2010) (tCO2e/Juta Rp.)126.08
Jawa Timur Progres Pencapaian Target Penurunan Emisi Seluruh Provinsi Tahun 2020
3.97%
Emisi 2010
Proyeksi Emisi 2020
Target Emisi 2020
Mitigation Activities Deskripsi
Aksi Mitigasi: Sektor Pertanian dan Kehutanan

Pertanian:
1. Peningkatan penggunaan varietas padi sawah rendah emisi
2. Pengurangan dosis penggunaan pupuk urea, ZA, NPK
3. Pengembalian Bahan Organik ke dalam sawah
4. Pemanfaatan kotoran hewan ternak untuk dijadikan biogas

Kehutanan:
1. Reboisasi sector kehutanan (hutan tanaman, hutan primer, sekunder, hutan mangrove primer)

Aksi Mitigasi: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri

Energi:
1. Penghematan pemakaian energi listrik
2. Pemanfaatan energi terbarukan (tenaga mikro/mini hidro-PLTMH/M, Pemanfaatan Biogas)

Transportasi:
1. Congestion road/road pricing
2. Pembangunan Dryport dengan moda kereta api
3. Car free day
4. Parkir Management plan
5. Pembangunan ITS (Intelligent Transportation System)
6. Non Motorized Transportation
7. Sistem BRT (Bus Rapid Transit)
8. Peremajaan Armada Angkutan Umum
9. Program Mudik dan balik gratis
10. Bus pemadu moda bandara juanda
11. Kereta api listrik bandara juanda dan Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Komuter Malang
12. Pemasangan converter kit
13. Smart/Eco Driving

Industri:
1. Penerapan Sistem Produksi Bersih
2. Kebijakan Teknis Pengurangan emisi CO_ di industri
3. Konservasi dan audit energi pada industri-industri padat energi
4. Kebijakan Energi pada Industri Kecil Menengah berupa Fasilitasi Teknologi Inovatif
(energy efficiency dan low carbon)."

Aksi Mitigasi: Sektor Limbah

1. Rehabilitasi/peningkatan kerja Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
2. Peningkatan composting dan 3R
3. Rehabilitasi pengelolaan limbah cair domestik dari latrin (cubluk) ke septik tank

RPJMD Deskripsi
Periode RPJMD 2009-2014
Pernyataan Misi RPJMD yang selaras Misi ke-5: dengan tetap memelihara kualitas dan fungsi lingkungan hidup.
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Pertanian dan Kehutanan Arah kebijakan: Meningkatkan produksi hasil hutan non-kayu untuk kesejahteraan masyarakat sekitar hutan; Pembangunan kehutanan diarahkan untuk memperbaiki sistem pengelolaan hutan, meningkatkan efektivitas sumber daya, dan memanfaatkan hasil hutan non-kayu dan jasa lingkungannya secara optimal; Mengendalikan kecenderungan meningkatnya alih fungsi lahan melalui pengembangan berbagai skema insentif kepada petani agar bersedia mempertahankan lahan sawahnya; Memanfaatkan hutan untuk diversifikasi usaha, dan mendukung produksi pangan, dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan hutan alam dan pengembangan hutan tanaman, dan hasil hutan non-kayu secara berkelanjutan; Memperbaiki sistem pengelolaan hutan dengan meningkatkan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pengelolaan hutan, meningkatkan koordinasi dan penguatan kelembagaan dalam wilayah DAS, serta meningkatkan pengawasan dan penegakan hukumnya; Meningkatkan efektivitas sumber daya yang tersedia dalam pengelolaan hutan; Memanfaatkan hasil hutan non-kayu dan jasa lingkungannya secara optimal; Rehabilitasi kawasan bekas pertambangan.
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri Arah kebijakan: Meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan potensi sumber energi terbarukan; Mengembangkan konversi energi dari minyak tanah ke gas elpiji secara lebih efektif dan tepat, dengan memperhatikan kondisi sosial masyarakat.
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Limbah Arah kebijakan: Meningkatkan ketersediaan sarana air bersih dan sanitasi dasar; Mendorong terwujudnya sistem pembuangan air limbah terpusat di perkotaan; Meningkatkan cakupan pelayanan sarana sanitasi dasar di pedesaan, terutama untuk penduduk miskin; Meningkatkan pembangunan dan pengelolaan sampah melalui kerja sama dengan mitra swasta; Meningkatkan peran serta dan seluruh potensi masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan sarana persampahan dan drainase, termasuk mendorong terbentuknya regionalisasi pengelolaan persampahan.
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Pertanian dan Kehutanan Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Energi, Transportasi, dan Industri Arah kebijakan: Pembangunan pertambangan dan sumber daya mineral diarahkan untuk meningkatkan eksplorasi dan eksploitasi.
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Limbah Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan