Kalimantan Tengah

Ibukota ProvinsiPalangka Raya
Populasi (Tahun: 2010) (dalam ribuan)2,212.10
Provincial GDP 2010 (million Rp)42,571
Luas Provinsi (Tahun: 2010) (dalam km2)153,564.50
Luas Kawasan Berhutan (Tahun: 2010) (dalam ha)100,959
Emisi per kapita (Tahun: 2010) (tCO2e/kapita)41.13
Intensitas Emisi (Tahun: 2010) (tCO2e/Juta Rp.)2,137.38
Kalimantan Tengah Progres Pencapaian Target Penurunan Emisi Seluruh Provinsi Tahun 2020
2.32%
Emisi 2010
Proyeksi Emisi 2020
Target Emisi 2020
Mitigation Activities Deskripsi
Aksi Mitigasi: Sektor Pertanian dan Kehutanan

Pertanian:
1. Pemanfaatan pupuk organik dan biopestisida (pupuk organik)
2. Penyiapan lahan tanpa bakar dan optimalisasi pemanfaatan lahan
3. Pemanfaatan kotoran ternak dan limbah pertanian untuk bioas, biofuel dan pupuk organik
4. Teknologi budidaya tanaman
5. Perbaikan system irigasi
6. Pengembangan areal perkebunan di lahan tidak berhutan/lahan terlantar/lahan terdegradasi
7. Sistem integrase tanaman ternak
8. Kegiatan pendukung: penelitian, pelatihan, pertemuan koordinasi, insentif

Kehutanan:
1. Fasilitasi dan pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan kritis pada Daerah Aliran Sungai (DAS) prioritas
2. Pengembangan hutan kota
3. Peningkatan KPH (kesatuan pengelolaan hutan)
4. Pengendalian kebakaran hutan
5. Kegiatan Pendukung: Pengendalian tata ruang wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK), Demonstration activities, Percepatan penetapan peraturan daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) provinsi dan kabupaten/kota berbasis KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis), pemberian insentif kepada masyarakat, Pendataan dan Informasi bidang penataan ruang
6. Rehabilitasi lahan rusak rawan terbakar melalui penanaman tanaman kayu
7. Fasilitasi hutan kemasyarakatan (HKM), pembangunan hutan rakyat kemitraan, penetapan areal kerja hutan desa
8. Pemberantasan illegal logging pencegahan kehilangan kayu
9. Penanganan perambahan hutan dan penanganan konflik kawasan lindung dan konservasi
10. Peningkatan kesatuan pengelolaan hutan produksi dan hutan lindung (KPHP dan KPHL)
11. Pengelolaan hutan alam produksi, Hutan Tanaman
12. Konservasi hutan cadangan karbon
13. Pengendalian kerusakan ekosistem gambut
14. Rehabilitasi jaringan reklamasi rawa, lahan gambut yang sudah ada, yang terlantar/terdegradasu pada areal pertanian

Aksi Mitigasi: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri

Industri:
1. Kegiatan pendukung: Penyusunan kebijakan teknik penguranan emisi CO2 di industry, Pengembangan teknologi low carbon dan ramah lingkungan di industry, Penyusunan road map –green industry” dan implementasinya, Fasilitasi dan pemberian insentif untuk penumbuhan industri pengelolaan limbah industry, Inventori potensi emisi CO2 pada sector inudstri, Pemantauan dan evaluasi program mitigasi
2. Konservasi dan audit energi industry
3. Peningkatan capacity building bagi apparat pemerintah dan pelaku industry

Transportasi:
1. Penerapan TIC (Traffic Impact Control)
2. Peremajaan armada angkutan umum
3. Pemasangan Converter Kit
4. Program Pelatihan dan sosialisasi smart driving
5. Standar emisi CO2 untuk kendaraan bermotor
6. Pembangunan peningkatan dan preservasi jalan
7. Inisiasi dan melakukan cek emisi gratis untuk umum
8. Menyelenggarakan pelatihan bagi pemerintah daerah untuk melakukan cek emisi
9. Kebijakan provinsi di system transportasi umum berdasarkan rencana nasional
10. Inisiasi transportasi umum (mass system transit)
11. Program penggantian dari angkutan umum kendaraan lama untuk kendaraan baru yang lebih efisien
12. Mengembangkan kebijakan provinsi pada waktu check emisi untuk kendaraan bermotor berdasarakan standar nasional

Aksi Mitigasi: Sektor Limbah

1. Pemanfaatan limbah hasil pembukaan lahan untuk kompos
2. Pembangunan sarana prasarana air limbah dengan system off-site dan on-site
3. Kegiatan pendukung: Pengawasan kegiatan pembakaran terbuka (open burning) sampah, pengembangan teknologi, fasilitasi resolusi konflik
4. Peningkatan kapasitas pengelolaan sampah
5. 3R dalam pengelolaan persampahan
6. Pengurangan sampah dari sumbernya sebanyak mungkin,(reduce) digunakan kembali (reuse) dan di daur ulang (recycle) sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
7. Peningkatan metoda pengelolaan gas sampah (landfill gas) melalui pengumpulan dan pembakaran atau melalui penerapan energi recovery system
8. Peningkatan kualitas landfill: controlled landfill, sanitary landfill, penghentian open dumping
9. Instansi pengelola limbah padat dan layanan air limbah dan penerbitan izin

RPJMD Deskripsi
Periode RPJMD 2010-2015
Pernyataan Misi RPJMD yang selaras

Misi ke-1: Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kewilayahan Kalimantan Tengah melalui pemantapan Rencana Penataan Ruang Provinsi (RTRWP) secara berkelanjutan dengan memperhatikan kesejahteraan rakyat dan lingkungan hidup.
Misi ke-5: Pengembangan dan penguatan ekonomi Kerakyatan yang saling bersinergi dan berkelanjutan.

Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Pertanian dan Kehutanan Program: Program mitigasi dan adaptasi bencana serta perubahan iklim (dengan indikator: mengikuti Rekomendasi Komda REDD); Program rehabilitasi hutan dan lahan.
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Energi, Transportasi, dan Industri Arah kebijakan: Pengembangan dan perbaikan infrastruktur dan sarana/prasarana transportasi, komunikasi, dan informatika dengan tetap memperhatikan prioritas pada daya dukungnya bagi pengembangan ekonomi lokal dan kerakyatan; Program pembinaan dan pengembangan bidang ketenagalistrikan dan energi (Pembangunan PLTU (tenaga uap)/PLTH (tenaga hampa/PLPH (mikrohidro)).
Arah Kebijakan RPJMD yang selaras: Sektor Limbah Tidak ditemukan arah kebijakan yang selaras
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Pertanian dan Kehutanan Program: Program penyiapan pengembangan wilayah pertambangan.
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Energi, Transportasi, dan Industri Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan
Indikasi dalam RPJMD yang bertentangan: Limbah Tidak ditemukan indikasi yang bertentangan